BloggerDay 2021 Keluarga Jempolan Keluarga Hebat di Tengah Pandemi

Assalamualaikum teman-teman onlineku semuašŸ˜Šbagaimana kabar nya hari ini? Semoga kamu yang membaca tulisan ini sehat dan waras selalu ya. Untuk teman yang sedang tidak sehat semoga cepat sehat dan pulih kembali.

Teman pentingnya menjaga kewarasan untuk menjalani kehidupan dimasa pandemi ini, sama pentingnya dengan menjaga kesehatan jasmani. Karena kewarasan berpengaruh untuk kesehatan jasmani atau tubuh kita. 

Iya betul semoga kita semua waras selalu, karena pandemi membuat kita stres. Eh iya benar kan kamu setuju? Makanya sampai orang-orang bilang bisa tetap waras saja syukur sampai hapus list goals apa yang harus dicapai setiap tahunnyašŸ˜….

Harus dirumah terus terutama untuk orang ekstrovert jelas membuat mereka stres, sabar ya temanšŸ¤—. Kalau aku sendiri sampai saat ini masih betah dirumah, gak pernah keluar rumah kalau hanya untuk jalan-jalanšŸ˜…. Alhamdulilah anak-anak sudah terbiasa sekarang sudah terbiasa, walau beberapa saat lalu cerita mereka kangen jalan-jalan. 

Walau aku harus keluar rumah biasanya untuk pergi belanja, sebenarnya untuk urusan belanja sudah sebagian besar melalui online, hanya ada beberapa item belanjaan yang masih dibeli secara offline (beli ke toko langsung). 

Yang rutin keluar rumah ya pak suami karena harus pergi kerja. Itupun mobilisasi ya berangkat hari Senin dan pulang hari Jumat, karena kantor diluar kota.

Sebetulnya betah dirumah saja kalau tidak ada urusan mendesak bisa menghemat biaya juga lho (hemat biaya SWAB). Kalau yang masih rutin keluar rumah usahakan rutin SWAB ya.

Sebetulnya ini harusnya kesadaran teman yang masih aktifitas keluar rumah ya, apalagi kalau keluar buat jalan-jalan saja dengan alasan stres dirumah terus. Akupun awalnya stress lho cuma ya terus berjuang menyesuaikan situasi dengan situasi sekarang. Jadi untuk yang masih rutin keluar rumah sisihkan biaya untuk rutin test SWAB demi menjaga kesehatan keluarga yang stay dirumah saja ya. Karena banyak yang terkena covid-19 tanpa gejala.

Dan untuk yang masih suka keluar rumah tetap praktekan Gerakan 5M: memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilisasi dan interaksi. 

Kesulitan Karena Pandemi 

Teman yang bisa kita lakukan adalah mendekatkan diri kepada Tuhan agar kita kuat menghadapi dan dapat melewati cobaan ditengah pandemi ini. 

Terutama dari segi ekonomi, karena banyak yang kehilangan pekerjaan atau harus menutup usahanya karena sepi pelanggan. Saat kita kesulitan dekatkan diri dengan Tuhan kita bukan hanya cari sosok menginspirasišŸ‘Œ

Menjaga kesehatan diri dan keluarga adalah prioritas kita semua saat ini. Walau vaksin sudah mulai didistribusikan tetap jangan senang dulu ya, prosesnya masih lama mengingat banyaknya jumlah penduduk Indonesia. 

Aku memprediksi (sok tahušŸ˜†) bahkan untuk anak-anak kembali ke sekolah tahun ajaran ini sepertinya belum ya. Sebagai seorang ibu jujur aku sendiri belum rela melepas anak-anak pergi ke sekolah kembali. Lebih baik lanjut sekolah dirumah lagi walau harus berjuang lagi melanjutkan  jadi guru KW dirumahšŸ’Ŗsemangat ya untuk para orang tua. 

Sebagai seorang ibu aku mengalami kesulitan mendampingi anak-anak sekolah dari rumah. Walau anak yang bersekolah baru kelas 1 dan 4 SD, memang untuk materi pelajaran belum susah banget karena mamanya pun masih paham kecuali untuk mata pelajaran Bahasa Arab dan Bahasa SundašŸ˜… yang agak bikin pusingšŸ˜….


Kesulitan belajar dari rumah karena anak-anak kita terbiasa sekolah dengan bertatap muka dengan guru. Mungkin karena cara atau metode mengajar yang berbeda aku dengan guru nya yang disekolah mereka, jadi anak terkadang mengalami kesulitan mengikuti pelajaran dengan baik. 

Karena mungkin tidak terbiasa dengan sistem belajar dari rumah juga, menurut pendapat sok tau akušŸ˜…sistem sekolah online ini cocok untuk anak-anak home schooling ya, betul tidak? Silahkan boleh tulis pendapatnya di kolom komen ya teman. 

Kesulitan dialami anak dalam hal mengikuti beberapa materi pelajaran, terutama Bahasa Arab yang dialami anakku yang kelas 4SD atau Bahasa Sunda anakku yang kelas 1SD. Dan bagi orang tua agak sulit menjaga mood anak saat belajar, entah kenapa kalau belajar dirumah terkadang mereka kurang greget dan terlalu santai. Padahal belajar dari rumah atau sekolah kan tetap ada batas waktu untuk mengerjakan soal dan mengumpulkan tugas.

Kalau aku mengkomunikasikan hal ini dengan guru, misalnya dengan minta dispensasi kalau mengumpulkan tugas agak telat. Lalu memberi pengertian ke anak kalau tugas harus selesai karena ada target nilai KKM. Komunikasi dengan baik dengan anak-anak dan guru sangat penting supaya kegiatan belajar mengajar lancar dan anak tidak stres.

Kita semua saat ini memang sedang berjuang koq. Para orang tua, para guru dan anak-anak semua mengalami kesulitan dengan sistem belajar daring ini. Mudah-mudahan tahun depan anak-anak sudah bisa berangkat ke sekolah seperti dulu tanpa orang tua merasa khawatir ya. 

Kesulitan yang dihadapi bukan hanya dari kegiatan pembelajaran atau sektor pendidikan tapi dari sektor ekonomi karena banyak para orang tua yang kehilangan pekerjaan atau harus menutup usaha karena sepi pelanggan. 

Aku tidak membahas terlalu dalam mengenai kesulitan ekonomi karena alhamdulilah suami aman pekerjaannya (kebutuhan dasar rumah tangga tercukupi). Kalau pendapatan aku memang berpengaruh karena job freelancer sekarang tidak ada offline event, tapi tetap bersyukur karena masih ada tawaran job online.

Hikmah Pandemi Menjadikan Keluarga Kita Keluarga Jempolan

Bukan hanya kesulitan yang didapat tapi tentu saja ada hikmah yang kita dapat dari pandemi ini. Misalnya hubungan anak dan orang tua semakin akrab (karena bonding saat sedang belajar bersama). 

Dan karena pandemi aku jadi "melek" akan pentingnya mempunyai dana darurat. Jadi harus lebih bijak lagi mengatur keuangan dirumah. Sekarang jadi rajin mantengin akun-akun financial planning.

Juga pentingnya mengupgrade skill digital karena sistem sekarang baik kerja  dan belajar beralih ke sistem online. Jadi orang tua pun harus melek digital. Dan manfaat melek digital juga dapat membuka peluang kerja dan usaha lho. Sekarang semua beralih ke penjualan sistem online.

Semangat untuk kita semua, hikmah Pandemi menjadikan keluarga kita keluarga hebat Keluarga JempolanšŸ‘ 

Bloggercrony Community 

Diatas aku menyinggung tentang Keluarga Jempolan. Dapat darimana ya aku kata Keluarga Jempolan? Jadi Keluarga Jempolan itu sebenarnya adalah tema BloggerDay 2021. 

BloggerDay adalah event  tahunan yang diadakan setahun sekali dalam rangka merayakan hari jadi Bloggercrony Community. Tahun ini tepat 6 tahun komunitas BCC berdiri dan ini adalah BloggerDay yang ke 5. Tahun ini dirayakan secara virtual melalui zoom karena situasi sekarang. Ingat Gerakan 5M salah 1 nya membatasi mobilitasi dan interaksi langsung, sekarang interaksinya virtual dulu ya.

Bloggercrony Community adalah komunitas yang giat dengan berbagai aksi positif selama pandemi ini. Berbagai kegiatan yang dilakukan melalui virtual untuk mencegah penyebaran virus covid-19 seperti sebar awareness memakai masker saat keluar rumah, challenge berfoto dengan pedagang yang memakai masker, menyebarkan gerakan 5M dengan membuat video yang dilakukan bersama blogger.

Bukan hanya itu saja tapi kegiatan BloggerCare juga rutin diadakan untuk membantu para blogger yang terdampak dari segi ekonomi karena pandemi ini. Bahkan saat virtual zoom kemarin pun ada pengumpulan dana dari para peserta untuk membantu teman-tema yang kesulitan ekonomi dimasa pandemi ini.

Dan melalui BloggerPreneur nya membantu para blogger yang memiliki usaha UMKM agar bisa survive, usaha nya tetap jalan di masa pandemi ini melalui program marketday. Di BloggerPreneur juga sering ada info kalau ada pelatihan untuk para pelaku usaha UMKM lho. Ini berguna untuk upgrade skill dan juga ada kesempatan mendapat modal usaha.

Salah 1 hikmah pandemi ini aku sekarang berjualan cake homemade lagi, sebelumnya dulu memang aku juga pernah jualan makanan: donat kentang dan risol lalu berhenti. Nah sekarang aku juga tergabung di BloggerPreneur, semoga dengan bergabung membuat aku konsisten ya dengan usaha yang aku jalankan ini.

BloggerDay 2021

Kembali ke BloggerDay 2021, tahun ini BloggerDay yang diadakan lewat zoom hari Sabtu tanggal 06 Maret 2021. Dimulai pukul 10.00 pagi sampai sore hari jam 17.00, lewat dari jam itu sih karena keasyikan banget walau virtual.


Yang memandu acara BloggerDay adalah kak Gitasiwi, dimulai dengan mas Satto dan kak Wawa yang menyapa peserta BloggerDay. Mas Satto yang menyampaikan rasa syukurnya karena tahun ini akhirnya BloggerDay bisa berlangsung karena kerja keras dari panitia yaitu pengurus komunitas dan juga dukungan dari blogger yang memiliki UMKM yang tergabung di BloggerPreneur.

Serangkaian acara virtual zoom BloggerDay adalah virtual tour bareng kak Idfi Pancani, BloggerHangout bareng Kang Maman Suherman dan Mas Shafiq Pontoh dengan moderator kak Helen Simarmata, penyerahan award untuk teh Herva sebagai Most Wanted Blog Award 2021, kuis Kahoot, lalu sesi akhir ada kak Kania Safitri dan psikolog Ifa H.Misbach yang membagi dan menberi tips bagaimana cara orang tua mendampingi anak belajar dari rumah.

Setelah mas Satto menyapa peserta BloggerDay ada sesi bagi-bagi hadiah dulu nih untuk pemenang Facebook post acara BloggerDay.  Seru banget kalau sesi bagi-bagi hadiah soalnya nih kita-kita jiwa kompetisinya tinggišŸ˜†.

Lalu acara penghargaan untuk teh Herva sebagai Most Wanted Blog Award, dan dilanjutkan dengan acara yang paling ditunggu anak-anakšŸ˜karena ini bisa diikuti bareng anak-anak, yaitu sesi virtual tour ke USA yang dipandu kak Idfi Pancani.  Disesi yang seru ini sejujurnya yang sangat menyimak kakak Al sama adek Ar, mereka menikmati virtual tour ke USA diajak travelling ke Disneyland walau virtual dulu šŸ˜…semoga suatu hari bisa nyata ya travelling ke USA. Sesi kak Idfi ini aku sambil memasak karena mereka juga sudah ribut minta makan siangšŸ˜†masak simpel dan cepat pasta carbonara. Jadi mamanya sambil masak pasta sambil bolak-balik ke dapur dan volume nya dibesarin.

Setelah sesi kak Idfi sampai jam 12an, istirahat dulu untuk makan siang dan shalat Dzuhur. Lalu acara dilanjutkan bareng kang Maman Suherman dan mas Shafiq Pontoh yang masuk kegiatan BloggerHangout. Membahas materi mengenai senjakala di dunia konten creator. 


Dari kang Maman Suherman dapat materi pentingnya akan batasan mengenai share di sosial media. Tidak semuanya bisa kita share disosial media, pertama cari tahu akan kevalidan info tersebut dan apakah jika kita menulis itu akan menimbulkan dampak negatif ke diri sendiri dan orang lain saat ini atau suatu hari nanti.  

Mas Shafiq Pontoh memberi materi bagaimana pentingnya peningkatan kualitas diri dan fokus di 1 niche untuk menjadi spesialis dibidangnya. Menjadi spesial walau job lebih sedikit tapi nilai yang didapat bisa lebih banyak dibanding mengambil semua niche konten mengapa tidak. Meningkatkan kualitas lebih penting bukan hanya memperbanyak kuantitas. Kadang kan gitu ya mengambil semua tawaran yang datang ke kita, padahal kita ini sebetulnya punya 1 niche yg sebetulnya bisa kita tonjolkan agar menjadi spesialis diniche itu. 

Selanjutnya kak Kania Safitri yang membagi pengalamannya membagi waktu mendampingi anak belajar di rumah di tengah kesibukannya sebagai influencer. Kalau tips kak Kania ini sudah aku praktekan sehari-hari. Kerjakan prioritas dulu. Biasanya pagi hari saat hari sekolah aku fokus dengan anak dulu sampai mereka selesai sekolah baru mengerjakan tugas baik itu pekerjaan rumah dan membuat konten. Nah kalau ada pesanan kue untuk customer Dapurmommy3a biasanya aku bangun lebih pagi sekitar jam 3 mulai baking pesanan jadi jam 8 pagi sudah tinggal kirim, biasanya aku sesuaikan juga dengan keinginan customer mau dikirim jam berapa? Sebagai ibu 3 anak tanpa asisten rumah tangga memang harus pandai mengatur waktušŸ‘Œ.


Dilanjutkan lagi dengan Ibu Ifa H. Misbach psikolog klinis yang materinya sangat menarik "Mengapa Anakku Sulit Belajar?". Ibu Ifa memberi materi tentang apa itu kecerdasan tubuh? dan mengenal 12 indera. Dari pemaparan beliau mengenal 12 indera sungguh ku tertampar dan tersadar kalau ada beberapa fase yang terlewatkan dikehidupan anakku. Tolong BCC undang Ibu Ifa lagi di BloggerHangout selanjutnya yašŸ˜. Aku senang dan cocok sama ilmu parenting dari beliau. Sesi Bu Ifa juga menutup serangkaian acara virtual zoom BloggerDay 2021. 

Senang sekali ditengah pandemi dapat bertemu dengan teman-teman blogger walau agak sedih karena hanya virtual, pasti kalau ketemu langsung lebih heboh lagišŸ˜† semoga tahun depan bisa ya event offline, belum pernah ikutan BloggerDay offline. 

Terimakasih Bloggercrony Community atas undangannya dan juga ilmu-ilmu yang bermanfaat yang dishare oleh narasumber. 

Semoga kita semua tetap bersemangat membuat karya, upgrade skill itu penting, orang yang melek digital akan terpakai di zaman ini dan juga kedepannya nanti. Tetap fokus menjaga keluarga, jangan sampai lengah, semoga kita semua tetap sehat jasmani dan rohani karena waras itu harus. Kekuatan, kesabaran dan semangat kita yang membentuk Keluarga JempolanšŸ‘ di masa pandemi ini.


Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Hello We are OddThemes, Our name came from the fact that we are UNIQUE. We specialize in designing premium looking fully customizable highly responsive blogger templates. We at OddThemes do carry a philosophy that: Nothing Is Impossible

0 comments:

Post a Comment