Kembalikan Tawa Penonton Lewat Film Srimulat: Hil Yang Mustahal

Kalau diingat-ingat saya mengenal Srimulat waktu itu saat saya masih duduk di bangku SD, waktu itu terkadang saya suka ikut menonton Srimulat bersama bapak di stasiun televisi Indosiar saat bapak ada dirumah.

Tayangan Srimulat sangat menghibur karena kelucuan dan guyonan pemainnya yang khas, bahkan baru melihat wajah pemainnya saja sudah membuat penonton tertawa, seperti saat saya melihat Gogon dan Tessi muncul di Srimulat. Karakter dan wajah unik Gogon dan Tessi yang khas dengan tampilan khas cincin batu besar di jari tangannya menurut saya lucu, dan sudah bisa membuat saya tertawa terbahak walau belum mendengar guyonannya.

Menurut Wikipedia Srimulat adalah grup lawak legendaris dengan anggota terbanyak di Indonesia. Srimulat pertama kali didirikan oleh Raden Ayu Srimulat dan Teguh Slamet Rahardjo. Pada awalnya Srimulat hanya melakukan pertunjukkan dari satu kota ke kota lainnya yang berada di Jawa Timur sampai Jawa Tengah, sebelum akhirnya Srimulat muncul di televisi swasta pada akhir tahun 80an. 

Yang menjadikan Srimulat pelawak legendaris selain guyonan atau materi lawakannya yang lucu adalah dengan kekhasan masing-masing pemain. Ciri khas diantaranya penampilan yang khas, gaya bicara dan kalimat-kalimat yang sudah menjadi trade mark para pemain. Contohnya Asmuni dengan kalimat "Hil yang Mustahal" dan "Tunjep Poin" (maksudnya hal yang mustahil dan to the point). Ada juga Timbul yang membuat penontonnya tertawa saat ia mengatakan "Akan tetapi" dan "Justeru".  Ada juga Mamiek Prakoso yang terkenal dengan kalimat "Mak  bedunduk" (sekonyong-konyong) dan "Mak jegagik" (tiba-tiba). Tarzan dengan tampilan rapi ala militer, Tessi dengan gaya khas memakai cincin-cincin batu besar yang memenuhi jari tangannya dan Gogon dengan potongan rambut mohawk nya.

Film Srimulat: Hil Yang Mustahal 

Kerinduan penonton dengan guyonan pemain Srimulat akan bisa kita saksikan kembali lewat Film Srimulat: Hil Yang Mustahal. Film ini adalah film hasil garapan dua perusahaan film ternama di Tanah Air, MNC Pictures dan IDN Pictures yang ditayangkan pada bulan Desember ini. Srimulat sendiri adalah pelopor seni pertunjukan di Indonesia yang lahir dari kesenian keroncong dan ludruk yang kemudian bertranformasi sebagai mega bintang di Indonesia pada tahun 80an dan 90an yang memiliki puluhan juta penggemar yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Kolaborasi ini awalnya bermula dari Cuk FK, seorang penulis naskah komedi kenamaan di Indonesia yang mengajak Titan Hermawan selaku Direktur Utama MNC Pictures untuk menggarap ulang Srimulat menjadi sebuah film dengan judul Srimulat: Hil Yang Mustahal. Kemudian meminta Fajar Nugros Head of IDN Pictures untuk menyutradai film tersebut. 

Srimulat awalnya memulai karier didaerah dan memakai bahasa daerah (bahasa Jawa) saat menggelar pertunjukannya. Dan pada tahun 1981 saat diminta tampil dipanggung nasional menggunakan bahasa  Indonesia, dan ini menjadi sesuatu hal yang tampak mustahil bagi mereka pada saat itu. 

Pemain Srimulat: Hil Yang Mustahal

Berikut nama aktor dan aktris muda hingga senior yang membintangi film Srimulat: Hil Yang Mustahal:

  1. Bio One sebagai Gepeng.
  2. Elang El Gibran sebagai Basuki.
  3. Dimas Anggara sebagai Timbul.
  4. Ibnu Jamil sebagai Tarzan.
  5. Rifnu Wikana sebagai Asmuni.
  6. Erick Estrada sebagai Tessi.
  7. Zulfa Maharani sebagai Nunung.
  8. Morgan Oey sebagai Paul.
  9. Rukman Rosadi sebagai Teguh.
  10. Erica Carl sebagai Jujuk.
  11. Indah Permatasari sebagai Royani.
  12. Naimma Aljufri sebagai Ana.
  13. Rano Karno sebagai Babeh Makmur

Winston Utomo selaku CEO IDN Media berharap agar wajah-wajah baru di film Srimulat: Hil Yang Mustahal dapat menghidupkan kembali karakter-karakter Srimulat yang legendaris, selain tentunya dapat menginspirasi dan menghibur masyarakat  khususnya generasi millenial dan Gen Z.

Susanti Dewi selaku Head of IDN Pictures & Produser Film Srimulat melihat kalau aktor dan aktris yang terlibat begitu antusias, mereka riset, beberapa ada yang kirim video screen test secara online karena belum bisa hadir ke Jakarta. 

Para pemain seperti Bio One juga sangat maksimal bermain di film ini sampai merubah penampilannya mirip seperti Gepeng karakter yang dia mainkan di Film Srimulat: Hil Yang Mustahal ini.

Tujuan Film Srimulat: Hil Yang Mustahal

Dengan hadirnya film Srimulat: Hil Yang Mustahal ini diharapkan juga dapat membawa semangat nasionalisme dan film ini dapat menjadi sumber hiburan yang cocok bagi semua generasi di Indonesia. 

Titan Hermawan selaku Direktur Utama MNC Pictures mengatakan "Srimulat adalah kelompok legendaris yang sudah menjadi panutan dan sumber inspirasi pelawak lintas generasi bahkan komedian generasi masa kini. Millenial dan Gen Z tahu tipe guyonannya tapi tidak tahu secara pasti siapa itu Srimulat. Film ini juga ingin mengenalkan kembali profil para pemain Srimulat".

Srimulat sudah mewariskan tawa pada Indonesia, dan tawa ini akan dihidupkan kembali menjadi sebuah film dengan genre komedi, yang akan mengingatkan lagi pada bangsa besar ini, tentang mengapa kita dulu bersatu menjadi Indonesia tanpa meninggalkan jati diri kita yang terdiri dari berbagai suku bangsa di negeri ini. "Ini saatnya Indonesia kembali tertawa" Fajar Nugros selaku Head of IDN dan sutradara film Srimulat mengatakan.

Memang sebagai penonton Srimulat tahun 2000an sayapun rindu akan guyonan dan kelucuan pemain Srimulat, guyonan pemain Srimulat yang cerdas tanpa candaan fisik. Dengan kekhasan dari masing-masing pemain semoga Film Srimulat: Hil Yang Mustahal ini dapat mengobati kerinduan penonton akan komedi Srimulat dan dapat menghadirkan tawa dan hiburan cerdas bagi para penonton semua generasi di Indonesia.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kluster Khaya Podomoro River View Hunian Mewah dan Berkelas di Selatan Jakarta adalah Investasi Properti yang Berlimpah Nilai Tambah

Cha-Ching Kid$ At Home Belajar Konsep Keuangan dari Rumah Dengan Menyenangkan

Rekomendasi Toner Untuk Kulit Berjerawat