Review Film 99 Nama Cinta

Allah bekerja dengan caranya sendiri, sepenggal kalimat yang ada di dialog film 99 nama cinta ini terus terngiang di telinga saya. Saya menangkap artinya apapun yang sudah kita usahakan tetap Allah yang tahu mana yang baik buat diri kita. Kalimat itu menyentuh hati saya, kalimat positif tersebut ini menjadi pengingat saya di kehidupan nyata.

Saya tipikal yang agak pemilih saat menentukan film apa yang akan saya tonton di bioskop nanti, menimbang- nimbang sebelum menonton apakah ada pelajaran moral baik yang bisa di dapat setelah saya menontonnya?


Harus satu jam lebih duduk di bioskop, serta untuk masuk ke dalam harus membayar. Tentunya film yang berkualitaslah yang saya pilih saat saya menghabiskan waktu saya menonton film.

Saya akui setelah melihat trailer film 99 Nama Cinta saya dibuat cukup penasaran akan bagaimana alur cerita film ini. Apalagi saya kangen melihat akting Acha Septriasa di film ini.

Gala Premiere Film 99 Nama Cinta  


Perasaan campur aduk yang saya rasakan saat menonton film 99 Nama Cinta yang lalu. Tersenyum, tertawa dan menangis saat saya menonton 99 nama cinta. Setelah menghadiri dan melihat trailer film 99 Nama Cinta beberapa waktu yang lalu, saya bersama rekan blogger berkesempatan menghadiri gala premiere dan press conference film 99 Nama Cinta di Senayam City tepatnya hari Rabu 23 Oktober 2019 yang lalu.

Acara dimulai dengan nonton bareng film 99 Nama Cinta di XXI Senayan City lalu dilanjutkan dengan press conference di JFW (Jakarta Fashion Week). Senang sekali akhirnya rasa penasaran saya tentang alur cerita film 99 Nama Cinta ini sudah terpenuhi.


Para pemain dan team produksi dari MNC Pictures menghadiri gala premiere ini di panggung JFW Senayan City.

Kisah Cinta di Film 99 Nama Cinta


Film ini diperankan Acha Septriasa (Talia), Deva Mahenra (Kiblat), Chiki Fawzi (Husna), Ira Wibowo (Ibu Talia), Donny Damara (Kyia Umar ayah Kiblat), Susan Sameh (Chandra) Dzawin (ustad bambu) juga ada Adinda Thomas, Robby Purba dan ada penampilan spesial Ayana Moon. 


Acha Septriasa (Talia) yang berperan sebagai Talia adalah seorang presenter yang tinggal di Jakarta sekaligus produser acara infotainment (bibir Talia). Sementara Kiblat adalah seorang ustad (Gus) yang tinggal di pondok pesantren Kediri.

Perbedaan latar belakang antara keduanya yang sangat berbeda baik dari pekerjaan ataupun tempat tinggal. Mereka bisa mengenal satu sama lain karena ada cerita dibaliknya, yang sempat Talia lupa. Perbedaan pendapat satu sama lain yang awalnya menjadi masalah justru akhirnya menjadikan mereka tertarik satu sama lain.

Talia sempat membenci Kiblat karena merasa Kiblat yang membuat hidupnya mengalami banyak masalah. Perasaan itu akhirnya berbanding terbaik, yang membuat saya membenarkan kata -kata ibu Talia. Kalau benci jangan terlalu nanti berubah jadi cinta lho. Bener juga kan😄

Kisah persahabatan di Film 99 Nama Cinta


Cerita bertambah menarik dengan kehadiran Mlenuk yang diperankan Adinda Thomas. Mlenuk adalah sahabat idaman yang sangat setia juga tulus mensupport Talia saat ia sedang terpuruk dengan masalah yang dialaminya

Peran Dzawin sebagai ustad bambu sangat menghibur penonton di film ini, yang menjadikan film ini lain dari film drama percintaan religi lainnya. Biasanya drama religi cenderung filmnya kaku tapi adanya kehadiran Dzawin membuat penonton di film ini menjadi lebih rileks dan santai karena ada sentuhan komedinya.

Chiki Fawzi yang berperan sebagai Husna berperan sangat baik walau ini film pertamanya, Husna juga teman yang baik bagi Talia dan Kiblat. Yang mendukung hubungan keduanya.

Sosok Orangtua yang Menyayangi Anak di Film 99 Nama Cinta


Bonding Talia dan ibunya sangatlah erat, Ibu Talia Ira Wibowo adalah sosok ibu yang penuh perhatian kepada anaknya yang bisa dijadikan teman yang baik bagi anak putrinya, kebayang gak punya ibu kaya ibu Talia seru banget deh bisa yoga bareng, ngobrolin masalah percintaan dengan santai. Pasti asyik banget kan

Kyai Umar (Donny Damara) ayah yang bijak bagi Kiblat sekaligus sosok panutan bagi anak, pemberi nasihat yang baik saat anaknya mempunyai masalah. Saat anak dilanda kebingungan nasihat Kyai Umar adalah pencerah pikiran Kiblat. Sehingga Kiblat dapat mendapat jalan keluar dari masalahnya.

Kenapa Harus  Menonton Film 99 Nama Cinta


Film 99 Nama Cinta adalah film karya sutradara Danial Rifki, yang naskah nya ditulis oleh penulis naskah ternama yaitu Garin Nugroho. Film ini adalah film cinta yang beradegan santun, yang dapat dijadikan tontonan yang baik bagi anak muda yang sedang mencari pasangan.

Saat saya menonton film ini saya merasa ini adalah film dengan genre yang baru saya lihat. perpaduan antara religi, romansa dan komedi menjadi satu.


Film garapan MNC Pictures ini adalah film yang wajib ditonton karena bukan hanya menghibur tapi didalamnya terdapat nilai-nilai kebaikan yang didapat untuk para penontonnya seperti kalimat yang terngiang-ngiang terus ditelinga saya bahwa Allah bekerja dengan caranya sendiri. 

Film 99 Nama Cinta wajib kamu tonton ya, film ini akan tayang serentak di biokop tanggal 14 November 2019 nanti, so mark on your calendar. 99 nama cinta bisa ditonton bareng teman-teman, pasangan, atau keluarga. Memilih tontonan bukan hanya untuk menghibur tapi ada pelajaran baik di dalamnya, ya 



Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Hello We are OddThemes, Our name came from the fact that we are UNIQUE. We specialize in designing premium looking fully customizable highly responsive blogger templates. We at OddThemes do carry a philosophy that: Nothing Is Impossible

0 comments:

Post a Comment